Awalnya aku tidak tahu kalo nama masakan itu adalah rawon. Ketika berkunjung ke rumah simbah, rawon menjadi hidangan favorit.
Awalnya, kami menyebut itu adalah sayur hitam, karena warnananya yang hitam. Rawon tersebut dihidangkan dengan daging menthok. Berhubung rumah simbah di kampung, tingkatan daging berdasarkan kemewahannya (hanya untuk unggas) adalah :
- daging menthok : tidak mewah
- daging soang : sedikit mewah
- daging ayam : agak mewah
- daging bebek : mewah
Saturday, June 30, 2007
Syarat Jadi Ketua IA ITB
Selentingan email masuk ke inbox, isinya:
Rekan Alumni Ysh
Rapat Panitia Konggres dan juga hasil Rakernas 2006,
menginformasikan kepada rekan2 yang mau mencalonkan
menjadi Ketua IA ITB 2007-2011 yaitu bahwa syarat calon Ketua :
1.Menyetorkan uang pendaftaran 30 jt (disumbangkan ke kas IA ITB)
2.Menyetorkan 100jt unt Jaminan
3.Apabila calon tidak terpilih menjadi Ketua, uang Jaminan akan
dikembalikan
4.Mendaftarkan Tim Sukses maksimum 5(lima) orang dengan 1(satu)
orang sebagai Manager Kampanye
5.Calon Ketua harus didukung minimal 1(satu) Kepengurusan Daerah
dan 1(satu) Kepengurusan Jurusan, juga minimal didukung 100 alumni
Demikian semoga bermanfaat
salam
Kalo syaratnya tidak direvisi, mending gak milih dehhhh
lagian aku bukan IA ITB kok :D
Rekan Alumni Ysh
Rapat Panitia Konggres dan juga hasil Rakernas 2006,
menginformasikan kepada rekan2 yang mau mencalonkan
menjadi Ketua IA ITB 2007-2011 yaitu bahwa syarat calon Ketua :
1.Menyetorkan uang pendaftaran 30 jt (disumbangkan ke kas IA ITB)
2.Menyetorkan 100jt unt Jaminan
3.Apabila calon tidak terpilih menjadi Ketua, uang Jaminan akan
dikembalikan
4.Mendaftarkan Tim Sukses maksimum 5(lima) orang dengan 1(satu)
orang sebagai Manager Kampanye
5.Calon Ketua harus didukung minimal 1(satu) Kepengurusan Daerah
dan 1(satu) Kepengurusan Jurusan, juga minimal didukung 100 alumni
Demikian semoga bermanfaat
salam
Kalo syaratnya tidak direvisi, mending gak milih dehhhh
lagian aku bukan IA ITB kok :D
Cara-cara narsis
Kadang, kalo sedang tidak tahu mau ngapain di id-gmail, aku biasanya bertindak narsis.
caranya? gampang. gunakan mesin pencari dengan kata kunci nama sendiri :)
Berikut ini hasil yang menarik.
caranya? gampang. gunakan mesin pencari dengan kata kunci nama sendiri :)
Berikut ini hasil yang menarik.
Wednesday, June 27, 2007
Tips Memilih Tempat Duduk di Pesawat
Beberapa maskapai memperbolehkan penumpangnya memilih tempat duduk, sementara beberapa yang lain tidak. Berikut ini tips untuk memilih tempat duduk dalam pesawat:
- Perhatikan keuangan dan status sosial anda, kalo anda adalah dirut telkomsel, silakan duduk di kelas 1. kalo cuman cecunguk, silakan duduk di kelas ekonomi
- Perhatikan juga waktu penerbangan. Kalo waktu penerbangan adalah menembus pagi (pesawat nyampainya pagi hari), usahakan memilih di lorong. Karena di pagi hari, kebutuhan orang untuk kencing tinggi
- Kalo anda adalah orang yang suka tidur selama perjalanan, pilihlah di dekat jendela, karena anda tidak akan terganggu apabila sebelah anda mo kencing
- Apabila anda adalah orang yang bisa menghadapi massa dan tidak gampang panik, pilihlah dekat pintu darurat
- Apabila anda adalah orang yang gampang kencing, pilihlah di lorong
- Apabila anda suka melihat dan nggodain mbak2 pramugrari, pilih juga di lorong
Sunday, June 24, 2007
Enak TIdaknya Tinggal di Jakarta
Kali ini seri ketiga tentang enak tidaknya tinggal di sebuah kota
Enaknya tinggal di jakarta
Enaknya tinggal di jakarta
- Jakarta adalah ibukota, jadi semua hal berpusat di sini
- Lebih mudah mencari kerjaan, karena kantor pusat semua perusahaan ada di sini
- Pendidikan terjamin
- Macet
- Panas
- Biaya hidup tinggi
- kriminalitas tinggi
- Tidak disarankan untuk tinggal hehehe.. kecuali daerah pinggiran
- kehidupan sosial terabaikan, sementara kita adalah masyarakat timur
Enak TIdaknya Tinggal di Bandung
Menyambung seri enak tidak-nya tinggal di sebuah tempat, berikut ini adalah tempat kedua, yaitu bandung
enaknya:
enaknya:
- Udaranya dingin (walaupun terakhir aku tinggal di bandung, bertambah tahun bertambah panas)
- dekat ibu kota (2 jam perjalanan, apalagi sekarang ada tol)
- biaya hidup lumayan murah, sekitar 1.5-2 kali jogja lah..
- Pendidikan terjamin
- Koleksi makanan enak lumayan banyak
- Ceweknya cantik2 hahahaha
- Kota-nya semrawut, jogja masih lebih baik ketimbang bandung
- Kota sampah
- Kota FO
- Jalannya gak ada yg beres
- Kalo hujan banyak daerah yang banjir (ps: air banjirnya air comberan, karena sampahnya gak beres)
Enak Tidaknya Tinggal di Jogja
Berikut ini pendapat saya
Enaknya:
Enaknya:
- Semua murah, jangan kaget cuman Rp 2000,- sudah dapet nasi ayam + es teh manis (pengalaman tahun lalu)
- Kota-nya merakyat
- Pantai dan Gunung dekat (30km ke selatan ketemu parangtritis dkk, 30km ke utara ketemu kaliurang)
- Sekarang udah ada 21 lho :)
- Sekolah berkualitas (dari SD - Perguruan tinggi) ada.. namanya juga kota pelajar
- makanan enak banyak
- Jauh dari ibu kota, sehingga kalo ada urusan di ibu kota mesti naek pesawat kalo mao cepet
- tidak ada bandara internasional (dulu sih adisucipto adalah bandara internasional, tapi sekarang kagak lagi)
- Sekarang di beberapa tempat, harga-harga mulai mengglobal.
- sekarang kota-nya udah mulai semrawut
- harus punya motor
Monday, June 18, 2007
Politisi Sucks
Andai dibuat blok diagram, sepintar apapun seseorang, kalo udah masuk ke sebuah blok pemrosesan yang bernama politik, maka keluarannya adalah bodoh.
Baru2 ini jakarta dihebohkan oleh kasus pemilihan gubernur DKI. Sang wakil gubernur ikut beradu di panggung pemilihan. Sebuah berita mengatakan ybs sudah 30 tahun malang melintang di jalur birokrasi, artinya sudah pengalaman dan makan asam garam.
aku mengartikan lain.. 30 tahun malang melintang di dunia birokrasi artinya otaknya sudah tercemari segala macam hal. ya gitu deh.. apalagi sebuah laporan menyebutkan kekayaan sang wakil gubernur itu 32M. Padahal dia adalah birokrat/PNS/apalah yang gaji-nya kecil.
suatu ketika ada cerita, sang wakil gubernur mencari calon wakil gubernur. Beberapa orang mencalonkan diri untuk mendampingi sang wakil gubernur. Beberapa jenderal maju. akhirnya terpilih satu jendera. jenderal2 yang lain mengeluh telah membayar sejumlah uang.
oleh para pendukung sang wakil gubernur, dikatakan bahwa tidak ada tuh bayaran dari sang kompetitor.
ternyata itu lah politik.. hari ini ngomong A, besok ngomong B.
sang pendukung mengatakan bahwa tiap perjuangan politik ada biayanya. itu lah yang mereka sebut cost politics.
Moral of the story:
1. semua ucapan politikus adalah bohong
2. daftar mereka yang tidak akan dipilih dalam pemilu mendatang (update hari ini):
- yusuf kalla
- Keluarga Bakrie
- Yusril Ihza Mahendra
- Hamid Awaludin
- PDIP
- pendukung fauzi bowo (Partai Demokrat, PDI-P, Partai Golongan Karya, PPP, Partai Damai Sejahtera, Partai Bintang Reformasi, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Bulan Bintang, PPDK, Partai Pemersatu Nadhatul Ulama Indonesia, Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia, Partai Buruh Sosialis Indonesia dan Partai Pembangunan Indonesia Baru)
Baru2 ini jakarta dihebohkan oleh kasus pemilihan gubernur DKI. Sang wakil gubernur ikut beradu di panggung pemilihan. Sebuah berita mengatakan ybs sudah 30 tahun malang melintang di jalur birokrasi, artinya sudah pengalaman dan makan asam garam.
aku mengartikan lain.. 30 tahun malang melintang di dunia birokrasi artinya otaknya sudah tercemari segala macam hal. ya gitu deh.. apalagi sebuah laporan menyebutkan kekayaan sang wakil gubernur itu 32M. Padahal dia adalah birokrat/PNS/apalah yang gaji-nya kecil.
suatu ketika ada cerita, sang wakil gubernur mencari calon wakil gubernur. Beberapa orang mencalonkan diri untuk mendampingi sang wakil gubernur. Beberapa jenderal maju. akhirnya terpilih satu jendera. jenderal2 yang lain mengeluh telah membayar sejumlah uang.
oleh para pendukung sang wakil gubernur, dikatakan bahwa tidak ada tuh bayaran dari sang kompetitor.
ternyata itu lah politik.. hari ini ngomong A, besok ngomong B.
sang pendukung mengatakan bahwa tiap perjuangan politik ada biayanya. itu lah yang mereka sebut cost politics.
Moral of the story:
1. semua ucapan politikus adalah bohong
2. daftar mereka yang tidak akan dipilih dalam pemilu mendatang (update hari ini):
- yusuf kalla
- Keluarga Bakrie
- Yusril Ihza Mahendra
- Hamid Awaludin
- PDIP
- pendukung fauzi bowo (Partai Demokrat, PDI-P, Partai Golongan Karya, PPP, Partai Damai Sejahtera, Partai Bintang Reformasi, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Bulan Bintang, PPDK, Partai Pemersatu Nadhatul Ulama Indonesia, Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia, Partai Buruh Sosialis Indonesia dan Partai Pembangunan Indonesia Baru)
Saturday, June 16, 2007
Odong-odong
Odong-odong adalah sejenis hiburan anak yang lagi ngetren di jakarta. Si tukang odong-odong mengendarai kendaraan seperti becak, tetapi di depannya ada mobil2an ato motor2an ato apa kek yang bisa dinaikin anak kecil. Kemudian kalo si tukang odong-odong mengayuh, maka mobil2an itu akan naek turun.
gambar odong2 banyak tersedia di internet.
Entah kenapa, jagoan bernama Saladin Alfaatih itu suka banget naek odong-odong. Begitu ada suara musik yang keluar dari tape-nya tukang odong-odong, Saladin langsung bergegas keluar. Kalo tidak dinaikin odong-odong, dia pasti nangis. Tapi begitu udah naek odong-odong, dan tukangnya mengayuh sehingga motor2annya naek turun, dia pasti menikmati odong2 tersebut.
gambar odong2 banyak tersedia di internet.
Entah kenapa, jagoan bernama Saladin Alfaatih itu suka banget naek odong-odong. Begitu ada suara musik yang keluar dari tape-nya tukang odong-odong, Saladin langsung bergegas keluar. Kalo tidak dinaikin odong-odong, dia pasti nangis. Tapi begitu udah naek odong-odong, dan tukangnya mengayuh sehingga motor2annya naek turun, dia pasti menikmati odong2 tersebut.
Friday, June 15, 2007
Novi Budianto
Salah satu ingatan tentang orang yang saya kenal ketika tinggal di Yogyakarta adalah Pak Novi. Nama lengkap beliau adalah Novi Budianto.
Pak Novi adalah guru kesenian di SMP 6 Yogyakarta. Di bidang seni, keahlian beliau tidak usah diragukan. Dari beliau lah aku belajar menggunakan seruling ketika kelas 2 SMP, dan beliaulah yang menguji ketidakahlian-ku menggunakan seruling di kelas 3 SMP dalam rangka ujian kelulusan.
Banyak keahlian bermusik ditunjukkan beliau ketika SMP, selain bermain seruling, beliau juga sering menunjukkan keahlian bermain Ukulele. Ukulele adalah semacam gitar kecil dengan 4 buah senar.
Salah satu pengalamanku dengan beliau yang aku ingat adalah bahwa beliau tahu daya seni-ku tidak ada. Pernah suatu ketika beliau memberi tugas untuk membuat gambar iklan. Ketika itu, temanku (Tri Winarno) membuatkan aku iklan tersebut :) . Iklannya sederhana, tapi bagus.
Ketika aku kumpulin, Pak Novi terang kaget melihat karyaku yang "mendadak bagus". Aku yang bahkan membuat lingkaran warna saja tidak bisa, bisa membuat gambar kayak gitu. Ketika beliau nanya, bagaimana aku bisa buat seperti itu, aku jawab : "ide-nya dari koran" hahaha. Barangkali itu nyontek (lebih tepatnya: dibikinin temen) pertamaku. Jaman SMP aku gak pernah nyontek. (aku pertama kali nyontek kelas 2 SMA, dan kecanduan selama kelas 2 SMA itu hahahaha).
Pak Novi ini adalah juga anggota kelompok "Kyai Kanjeng". Berikut ini adalah testimonial Emha Ainun Nadjib tentang beliau di Replubika:
Pak Novi adalah guru kesenian di SMP 6 Yogyakarta. Di bidang seni, keahlian beliau tidak usah diragukan. Dari beliau lah aku belajar menggunakan seruling ketika kelas 2 SMP, dan beliaulah yang menguji ketidakahlian-ku menggunakan seruling di kelas 3 SMP dalam rangka ujian kelulusan.
Banyak keahlian bermusik ditunjukkan beliau ketika SMP, selain bermain seruling, beliau juga sering menunjukkan keahlian bermain Ukulele. Ukulele adalah semacam gitar kecil dengan 4 buah senar.
Salah satu pengalamanku dengan beliau yang aku ingat adalah bahwa beliau tahu daya seni-ku tidak ada. Pernah suatu ketika beliau memberi tugas untuk membuat gambar iklan. Ketika itu, temanku (Tri Winarno) membuatkan aku iklan tersebut :) . Iklannya sederhana, tapi bagus.
Ketika aku kumpulin, Pak Novi terang kaget melihat karyaku yang "mendadak bagus". Aku yang bahkan membuat lingkaran warna saja tidak bisa, bisa membuat gambar kayak gitu. Ketika beliau nanya, bagaimana aku bisa buat seperti itu, aku jawab : "ide-nya dari koran" hahaha. Barangkali itu nyontek (lebih tepatnya: dibikinin temen) pertamaku. Jaman SMP aku gak pernah nyontek. (aku pertama kali nyontek kelas 2 SMA, dan kecanduan selama kelas 2 SMA itu hahahaha).
Pak Novi ini adalah juga anggota kelompok "Kyai Kanjeng". Berikut ini adalah testimonial Emha Ainun Nadjib tentang beliau di Replubika:
Anggota Kiai Kanjeng dari berbagai profesi, ada yang menjadi guru, karyawan puskesmas, pelinting rokok dijual di kampungnya, penjual helm dan penjual handphone. Di antara mereka ada Novi Budianto atau akrab dipanggil Nevi, guru seni rupa di SMPN 6 Yogyakarta. Nevi sebagai kreator dan pimpinan di kelompok musik gamelan Kiai Kanjeng, bisa memainkan alat musik saron, demung, keyboard, dan suling bathok.Awetnya Kiai Kanjeng itu kalau menurut saya karena yang memimpin Nevi. Dia itu tidak mempunyai unsur ambisi sedikit pun di segala bidang. Nevi sangat dinikmati oleh anak-anak Kiai Kanjeng. Justru karena dia lambang dari kemurnian, kepolosan, keluguan sampai tingkat yang luar biasa. Dia kreator dari segala macam. Kita sangat menikmati kemurnian manusia, artinya belajar benar-benar untuk tidak feodal, tidak ada tinggi-rendah. Teman-teman di Kiai Kanjeng itu umumnya polos dan sederhana. Meskipun pernah main di mancanegara kemudian tampil di desa-desa di Indonesia tidak ada bedanya dan mainnya sama saja, karena mereka sangat menikmati.
Sunday, June 10, 2007
Password oh Password
Saya ingat, sekitar satu tahun yang lalu saya mengganti password standard saya dengan password lain. Password lain ini lebih mudah ditebak. Dan tidak sampai 1 minggu kemudian, tahu2 saya tidak bisa mengakses account saya dengan password tersebut. Langsung saja saya berkesimpulan bahwa ada seseorang yang bisa menebak password saya, dan menggantinya.
Untung saya sudah punya rencana cadangan. Dalam waktu kurang dari 5 menit saya berhasil mengganti password saya.
Kali ini saya mendapatkan email, yang berisi konfirmasi untuk melakukan reset password. Yang jelas saya tidak merasa pernah melakukan reset password dalam waktu dekat ini.
Duh kenapa ada ajah orang yang tidak punya kerjaan, dengan berbaik hati membantu melakukan reset password, padahal saya tidak pernah meminta bantuan tersebut
Untung saya sudah punya rencana cadangan. Dalam waktu kurang dari 5 menit saya berhasil mengganti password saya.
Kali ini saya mendapatkan email, yang berisi konfirmasi untuk melakukan reset password. Yang jelas saya tidak merasa pernah melakukan reset password dalam waktu dekat ini.
Duh kenapa ada ajah orang yang tidak punya kerjaan, dengan berbaik hati membantu melakukan reset password, padahal saya tidak pernah meminta bantuan tersebut
Monday, June 04, 2007
Madu Jepang
Beberapa waktu yang lalu, ketika jalan2 dengan husni, ybs cerita kalo istrinya nitip dibeliin madu jepang, sementara husni bingung apa itu madu jepang. Madu itu diberinama berdasarkan bunga yang dihisap si lebah. Misalnya lebah menghisap bunga mawar, maka aromanya akan seperti mawar. Itu lah sebabnya namanya madu mawar.
Tadi aku nelpon ibu-ku. Beliau ngomong tentang madu jepang. De Ja Vu.
Ada yang tahu apa itu madu jepang?
Tadi aku nelpon ibu-ku. Beliau ngomong tentang madu jepang. De Ja Vu.
Ada yang tahu apa itu madu jepang?
Larangan Membawa Cairan di Pesawat
Beberapa waktu yang lalu, aku berkesempatan mengunjungi 2 buah bandar udara penerbangan internasional. Yang pertama adalah Bandar Udara Changi, yang kedua adalah Bandar Udara Soekarno Hatta.
di Changi, aku membawa obat tradisional china. Karena belom tahu fisiknya, aku maen masukin saja di tas. Eh ternyata isinya adalah cairan, dan baru ketahuan di changi. Setelah diperiksa oleh petugas, akhirnya diperbolehkan dibawa di pesawat. Ukuran cairan kayaknya antara 500ml hingga 1 liter. terdiri dari 8 botol (atau 6 ya?) cairan.
Di Soekarno Hatta, aku sengaja membawa minuman teh botol untuk diminum sembari menunggu. Di pos pemeriksaan terakhir, aku berbaik hati dengan memberi tahu bapak2 di sana bahwa aku membawa cairan. Dan setahuku, karena ukurannya <1 liter dan bungkus transparan, aku boleh membawanya ke pesawat. Dan tentu saja, bapak2 di sana melarang membawanya.
Aku: Pak, minuman ini boleh dibawa?
Bapak2: Tidak boleh
Aku: Lho pak, ini kan kurang dari 1 liter, dan bungkusnya transparan
Bapak2: Pokoknya tidak boleh
aku: Kemaren saya dari changi boleh kok pak. Sama petugasnya diperbolehkan membawa cairan, asal sesuai ketentuan
Bapak2: Petugasnya salah tuh.
Cek punya cek.. ternyata aturannya adalah SKEP/43/III/2007
point 3a. Kapasitas wadah atau tempat cairan, aerosol, dan gel maksimum 100 ml atau ukuran sejenis.
sementara yang aku bawa kemaren adalah (SPAM) fruit tea ukuran 500ml.
Aturan dari changi adalah : LAGS: "Jams and pastes are considered Liquids, Aerosols and Gels. Liquids, Aerosols and Gels items that are in containers with a maximum capacity of not more than 100ml each may be placed in the 1-litre transparent re-sealable plastic bag, which must be completely closed, to be hand carried. If the item purchased is not essential for the flight, passengers are advised to place these items in their check-in luggage."
saya lupa ukuran masing2 botol ramuan tradisional china yang saya bawa. Tapi kayaknya saya yang salah. Jadi memang aturannya ukuran masing2 botol maksimum adalah 100 ml, sementara total maksimum adalah 1 liter.
di Changi, aku membawa obat tradisional china. Karena belom tahu fisiknya, aku maen masukin saja di tas. Eh ternyata isinya adalah cairan, dan baru ketahuan di changi. Setelah diperiksa oleh petugas, akhirnya diperbolehkan dibawa di pesawat. Ukuran cairan kayaknya antara 500ml hingga 1 liter. terdiri dari 8 botol (atau 6 ya?) cairan.
Di Soekarno Hatta, aku sengaja membawa minuman teh botol untuk diminum sembari menunggu. Di pos pemeriksaan terakhir, aku berbaik hati dengan memberi tahu bapak2 di sana bahwa aku membawa cairan. Dan setahuku, karena ukurannya <1 liter dan bungkus transparan, aku boleh membawanya ke pesawat. Dan tentu saja, bapak2 di sana melarang membawanya.
Aku: Pak, minuman ini boleh dibawa?
Bapak2: Tidak boleh
Aku: Lho pak, ini kan kurang dari 1 liter, dan bungkusnya transparan
Bapak2: Pokoknya tidak boleh
aku: Kemaren saya dari changi boleh kok pak. Sama petugasnya diperbolehkan membawa cairan, asal sesuai ketentuan
Bapak2: Petugasnya salah tuh.
Cek punya cek.. ternyata aturannya adalah SKEP/43/III/2007
point 3a. Kapasitas wadah atau tempat cairan, aerosol, dan gel maksimum 100 ml atau ukuran sejenis.
sementara yang aku bawa kemaren adalah (SPAM) fruit tea ukuran 500ml.
Aturan dari changi adalah : LAGS: "Jams and pastes are considered Liquids, Aerosols and Gels. Liquids, Aerosols and Gels items that are in containers with a maximum capacity of not more than 100ml each may be placed in the 1-litre transparent re-sealable plastic bag, which must be completely closed, to be hand carried. If the item purchased is not essential for the flight, passengers are advised to place these items in their check-in luggage."
saya lupa ukuran masing2 botol ramuan tradisional china yang saya bawa. Tapi kayaknya saya yang salah. Jadi memang aturannya ukuran masing2 botol maksimum adalah 100 ml, sementara total maksimum adalah 1 liter.
Saturday, May 26, 2007
Monday, May 21, 2007
Peraturan tentang Fiskal
PP no 42 tahun 2000 tentang Pembayaran Pajak Penghasilan Orang Pribadi yang Akan Bertolak Keluar Negeri
Pasal 2 :
Besarnya Pajak Penghasilan yang wajib dibayar oleh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1
adalah :
a. Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) untuk setiap orang setiap kali bertolak ke luar negeri dengan menggunakan pesawat udara;
b. Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) untuk setiap orang setiap kali bertolak ke luar negeri dengan menggunakan kapal laut.
PP No 41 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2000 Tentang embayaran Pajak Penghasilan Orang Pribadi yang Akan Bertolak Ke Luar Negeri
Pasal 1:
Mengubah ketentuan Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2000, sehingga keseluruhan Pasal 3 berbunyi sebagai berikut :
Pasal 3
Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tidak berlaku terhadap :
Pasal 2 :
Besarnya Pajak Penghasilan yang wajib dibayar oleh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1
adalah :
a. Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) untuk setiap orang setiap kali bertolak ke luar negeri dengan menggunakan pesawat udara;
b. Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) untuk setiap orang setiap kali bertolak ke luar negeri dengan menggunakan kapal laut.
PP No 41 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2000 Tentang embayaran Pajak Penghasilan Orang Pribadi yang Akan Bertolak Ke Luar Negeri
Pasal 1:
Mengubah ketentuan Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2000, sehingga keseluruhan Pasal 3 berbunyi sebagai berikut :
Pasal 3
Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tidak berlaku terhadap :
- Anggota Korps Diplomatik, pegawai perwakilan negara asing, staf dari badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, tenaga ahli dalam rangka kerja sama teknik, dan staf dari Badan/Organisasi Internasional yang mendapat persetujuan Pemerintah Republik Indonesia, sepanjang mereka bukan Warga Negara Indonesia dan di samping jabatan resmi tidak melakukan pekerjaan lain atau kegiatan usaha di Indonesia;
- Anggota keluarga dan pembantu rumah tangga yang bukan Warga Negara Indonesia dari sebagaimana tersebut pada angka 1;
- Pejabat Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia/Polisi Republik Indonesia dan Pegawai Negeri Sipil yang bertolak ke luar negeri dalam rangka dinas yang menggunakan paspor dinas dan dilengkapi dengan surat tugas perjalanan ke luar negeri untuk setiap kali keberangkatan;
- Anggota keluarga dari mereka sebagaimana tersebut pada angka 3 dalam hal keberangkatannya ke luar negeri dalam rangka penempatan di luar negeri;
- Anggota Tentara Nasional Indonesia/Polisi Republik Indonesia yang mendapat tugas sebagai pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau dalam rangka latihan bersama dengan pasukan negara lain di luar negeri;
- Anggota Tentara Nasional Indonesia/Polisi Republik Indonesia dan Pegawai Negeri Sipil yang melakukan tugas di bidang keamanan dan pelayanan Pemerintah di daerah perbatasan yang melaksanakan tugas dinas ke luar negeri dalam rangka kerja sama dengan negara yang berbatasan;
- Anggota misi kesenian, misi olah raga atau misi keagamaan yang mewakili Pemerintah Republik Indonesia ke luar negeri dengan persetujuan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri Pendidikan Nasional atau Menteri Agama;
- Petugas Imigrasi yang melakukan tugas pemeriksaan keimigrasian dalam pesawat terbang perusahaan penerbangan nasional atau kapal laut perusahaan pelayaran nasional;
- Jemaah haji yang penyelenggaraannya dilakukan oleh Departemen Agama dan petugas pelaksana pemberangkatan haji yang pembiayaannya dibebankan pada dana Ongkos Naik Haji;
- Mahasiswa atau pelajar Indonesia yang akan belajar di luar negeri serta guru Indonesia dalam rangka program resmi pertukaran mahasiswa, pelajar atau guru yang diselenggarakan Pemerintah atau badan asing dengan persetujuan Menteri terkait;
- Para pekerja Warga Negara Indonesia yang akan bekerja di luar negeri dalam rangka program pengiriman Tenaga Kerja Indonesia dengan persetujuan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
- Penduduk Indonesia yang melakukan perjalanan lintas batas wilayah Republik Indonesia dengan menggunakan Pas Lintas Batas sesuai dengan perjanjian lintas batas dengan Negara terkait;
- Penduduk Indonesia yang bertempat tinggal tetap di Pulau Batam yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk yang diterbitkan oleh pihak yang berwenang di pulau tersebut, sepanjang mereka telah dipotong Pajak Penghasilan oleh pemberi penghasilan atau telah terdaftar sebagai Wajib Pajak dan telah memenuhi kewajiban Pajak Penghasilannya pada Kantor Pelayanan Pajak Batam;
- Orang asing yang berada di Indonesia dengan visa turis, visa transit, visa sosial budaya, visa kunjungan usaha dan tidak menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia, sepanjang tidak bertempat tinggal atau berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan;
- Warga Negara Indonesia yang bertempat tinggal tetap di luar negeri yang memiliki tanda pengenal resmi sebagai penduduk negeri tersebut dan tidak menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia, sepanjang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan dan pembebasan tersebut hanya diberikan untuk 4 (empat) kali dalam masa 1 (satu) tahun takwim;
- Tenaga Kerja Warga Negara Asing pendatang yang bekerja di Pulau Batam, Pulau Bintan, Pulau Karimun, sepanjang mereka telah dipotong Pajak Penghasilan oleh pemberi kerja;
- Orang asing yang menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia yang tidak bertempat tinggal atau tidak bermaksud menetap di Indonesia dan berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sepanjang atas penghasilan tersebut telah dipotong Pajak Penghasilan Pasal 26 oleh pemberi penghasilan;
- Mahasiswa atau pelajar asing yang berada di Indonesia dalam rangka belajar dengan rekomendasi dari pimpinan sekolah atau perguruan tinggi yang bersangkutan dan tidak menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia;
- Orang asing yang berada di Indonesia dalam rangka melakukan penelitian di bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan di bawah koordinasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau lembaga resmi Pemerintah lainnya serta Departemen Pendidikan Nasional, sepanjang tidak menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia;
- Orang asing yang berada di Indonesia dalam pelaksanaan program kerja sama teknik dengan mendapat persetujuan Sekretariat Negara serta tidak menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia;
- Orang asing yang berada di Indonesia dalam rangka melakukan tugas sebagai anggota misi keagamaan di bawah koordinasi Departemen Agama dan misi kemanusiaan di bawah koordinasi departemen terkait;
- Orang asing yang karena sesuatu hal diperintahkan oleh Pemerintah Indonesia untuk meninggalkan Wilayah Republik Indonesia;
- Awak dari pesawat terbang dan kapal laut serta kendaraan umum angkutan darat yang beroperasi di jalur internasional atau melakukan penerbangan, pelayaran, dan operasi berdasarkan perjanjian carter pengangkutan;
- Penyandang cacat atau orang sakit yang akan berobat ke luar negeri atas biaya organisasi sosial termasuk 1 (satu) orang pendamping, dengan persetujuan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial;
- Orang Pribadi yang bertempat tinggal dalam wilayah Kerja Sama Ekonomi Sub Regional ASEAN yang bertolak ke luar negeri dalam daerah kerja sama melalui pelabuhan atau tempat pemberangkatan ke luar negeri dalam daerah kerja sama, yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan;
- Orang Pribadi yang bertempat tinggal dalam wilayah Kerja Sama Ekonomi Sub Regional Indonesia-Australia (AIDA) yang bertolak ke Australia melalui pelabuhan atau tempat pemberangkatan ke luar negeri dalam daerah kerja sama kecuali Bali, yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan;
- Anak-anak yang berangkat ke luar negeri sepanjang umurnya tidak lebih dari 12 (dua belas) tahun;
- Orang Pribadi Warga Negara Asing yang bekerja di Indonesia untuk kepentingan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing, yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan;
- Orang Pribadi yang berasal dari bekas Propinsi Timor Timur yang berada di Indonesia dalam status pengungsi, yang telah memutuskan untuk menjadi Warga Negara bekas Propinsi Timor Timur dan akan kembali ke Timor Timur, berdasarkan rekomendasi Palang Merah Indonesia;
- Anggota misi dagang atau pameran yang mewakili Pemerintah Republik Indonesia ke luar negeri dengan persetujuan Menteri Perindustrian dan Perdagangan.
Sunday, May 20, 2007
Jagung
Saya adalah penggemar jagung. Barangkali karena saya dulu dari kampung, jadi kadang kalo lagi ke rumah budhe, sering dimasakin nasi jagung. Di kampung sana, kelas nasi jagung berada di bawah kelas nasi beras.
Tapi walaupun kelas bawah, saya tetap suka nasi jagung. Apalagi kalo di masak oleh budhe saya. Nasi jagung paling enak kalo dibikin nasi jagung goreng. Campuran nasi jagung dengan nasi beras juga enak.
Karena udah kenal sejak kecil, tetapi tidak secara rutin makan nasi jagung (sehingga tidak bosan.. dulu saya paling hanya makan nasi jagung 2-3 kali setahun), maka (barangkali) dalam darah saya mengalir darah "penggemar jagung".
Lama sejak tidak makan jagung, kegemaran memakan jagung tumbuh lagi. Hal ini dipicu oleh traktiran Prof Tati Mengko di Simpang Raya, wow.. di sana selain makanannya enak2, ada juga menu : jus jagung. Sampai sekarang aku belom nemu Jus Jagung seenak di Simpang Raya.
Selama di Jakarta, kalo lagi jalan2 ama istri, dan ngeliat ada jagung rebus, pasti beli. Harganya kalo gak salah 7rb. Ada di mall-mall. Aku paling suka : jagung + keju + garam + mentega.
akhir2 ini, kegemaran akan jagung tumbuh lagi. Biasanya aku beli di MacD, harganya sekitar 6rb. Lumayan enak lah. Kadang juga beli jagung kalengan di supermarket. harganya sekitar 8rb.
Corn Sweet Corn
Tapi walaupun kelas bawah, saya tetap suka nasi jagung. Apalagi kalo di masak oleh budhe saya. Nasi jagung paling enak kalo dibikin nasi jagung goreng. Campuran nasi jagung dengan nasi beras juga enak.
Karena udah kenal sejak kecil, tetapi tidak secara rutin makan nasi jagung (sehingga tidak bosan.. dulu saya paling hanya makan nasi jagung 2-3 kali setahun), maka (barangkali) dalam darah saya mengalir darah "penggemar jagung".
Lama sejak tidak makan jagung, kegemaran memakan jagung tumbuh lagi. Hal ini dipicu oleh traktiran Prof Tati Mengko di Simpang Raya, wow.. di sana selain makanannya enak2, ada juga menu : jus jagung. Sampai sekarang aku belom nemu Jus Jagung seenak di Simpang Raya.
Selama di Jakarta, kalo lagi jalan2 ama istri, dan ngeliat ada jagung rebus, pasti beli. Harganya kalo gak salah 7rb. Ada di mall-mall. Aku paling suka : jagung + keju + garam + mentega.
akhir2 ini, kegemaran akan jagung tumbuh lagi. Biasanya aku beli di MacD, harganya sekitar 6rb. Lumayan enak lah. Kadang juga beli jagung kalengan di supermarket. harganya sekitar 8rb.
Corn Sweet Corn
Peraturan Kewarganegaraan Indonesia
UU no 12 Tahun 2006
Pasal 23 :
Warga Negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan :
Ayat d :
masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden;
Pasal 24 :
Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf d tidak berlaku bagi mereka yang mengikuti program pendidikan di negara lain yang mengharuskan mengikuti wajib militer.
Pasal 23 :
Warga Negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan :
Ayat d :
masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden;
Pasal 24 :
Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf d tidak berlaku bagi mereka yang mengikuti program pendidikan di negara lain yang mengharuskan mengikuti wajib militer.
Thursday, May 17, 2007
Jangan Asal Copy Paste
Sudah lama saya mendengar slogan "Jangan Asal Copy Paste". Saya lupa apakah pernah memasangnya atau tidak. Kalopun belum pernah memasang-nya, hal tersebut kemungkinan besar dikarenakan kemalasan saya.
Beberapa waktu yang lalu, dunia blog indonesia dihebohkan oleh kasus "jangan asal copy paste". Kali ini korbannya adalah Novi, yang mana chicklit kalangan beliau berjudul Subject:Re di-ketik ulang sebagian oleh Rara, dan diikutkan dalam lomba Blog Angin Mamiri yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Makasar. Menjadi heboh, karena Rara selain moderator milis klanis (tapi udah resign), juga moderator blogfam, komunitas blogger di indonesia. Lebih heboh lagi, karena karya tersebut menjadi nominator pemenang yang berpeluang menjadi juara. Tapi kemudian, dikarenakan kehebohan kasus ini terjadi beberapa saat sebelum pengumuman pemenang, Rara mengundurkan diri, dan menghapus semua hal tentang karya tersebut.
Tidak.. Saya tidak ingin mengungkit apa yang sudah lalu. Saya cuman ingin menjadikan kasus itu sebagai contoh kasus nomer 1.
Saya sendiri tidak mengenal Rara secara pribadi. Cuman sudah kenal Rara dari dulu di id-gmail. Sempat juga ketika Rara masih menjabat sebagai moderator milis klanis, pendaftaran keanggotaan saya ditolak, karena saya tidak mau menyerahkan nomer KTP. Rara adalah Sarjana Kedokteran gigi yang sekarang tinggal di Makasar.
Kalo Novi, saya malah tidak kenal. Tetapi membaca postingan blog dia, kayaknya dia kenal dengan Nita Sellya. Jadi kalo menurut teori frenster, saya dan Novi ini cuman terpisah 1 derajat. Kalo saya dan rara (menurut teori frenster alam maya) sih terhubung. Tapi kalo menurut teori frenster alam nyata, Rara ini terpisah 1 derajat dengan saya.
Jadi, Rara dan Novi adalah 2 orang terpelajar, yang semua melek internet.
Baru-baru ini, kasus serupa muncul lagi.
Dalam sebuah lomba pembuatan blog antar SMA/SMK se-Surabaya yang diselenggarakan Depot TIK, memutuskan bahwa pemenangnya adalah Anggie Idelia OH. Menjadi heboh karena ternyata konten blog Anggie adalah copy paste dari beberapa sumber, tanpa menyebutkan sumber yang dicopy-paste. Ditambah lain, Juri terkesan tertutup dengan metode penilaian, dan panitia terkesan lepas tangan. Hal tersebut bisa dibaca di tulisan Pandu Gilas Anarki, yang berharap lebih dari sekedar harapan dua. Padahal jelas bahwa tujuan lomba tersebut adalah melatih siswa siswi untuk menulis, bukan untuk copy paste.
Saya juga bukanlah orang yang jujur dalam berkarya. Beberapa kali saya pernah mencontek ketika SMA dan Kuliah. Dalam ngeblog pun terkadang saya copy paste. Saya juga dulu sering menulis. Saya sering mengikuti lomba karya tulis, yang ini semua karya saya (dan teman2 satu tim). Barangkali ada lebih dari 10 karya saya selama SMA, diantaranya tentang gurah. Ketika membuat karya tulis, saya selalu mengharamkan kopi paste. Entah kenapa ketika kuliah/ujian/tugas, terkadang saya menghalalkan mencontek, barangkali itu sebabnya IP saya pas-pas-an :)
Di era internet ini, copy paste menjadi sangat mudah. Tinggal mencari di internet, dan salin. Tapi tidak semudah itu. Tindakan copy paste menyimpan bom waktu yang bisa meledak kapan saja.
Dunia internet juga beda dengan dunia politis, yang mana dunia politis itu orangnya pembohong semua dan jago menyangkal. Di internet, apapun yang kamu lakukan bisa diketahui orang lain. Contohnya ketika Rara menghapus semua karya Novi dari blog dia, ternyata novi sudah meng-capture blog Rara.
Pikirkan sebelum copy paste. Mari mulai dari sekarang
Beberapa waktu yang lalu, dunia blog indonesia dihebohkan oleh kasus "jangan asal copy paste". Kali ini korbannya adalah Novi, yang mana chicklit kalangan beliau berjudul Subject:Re di-ketik ulang sebagian oleh Rara, dan diikutkan dalam lomba Blog Angin Mamiri yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Makasar. Menjadi heboh, karena Rara selain moderator milis klanis (tapi udah resign), juga moderator blogfam, komunitas blogger di indonesia. Lebih heboh lagi, karena karya tersebut menjadi nominator pemenang yang berpeluang menjadi juara. Tapi kemudian, dikarenakan kehebohan kasus ini terjadi beberapa saat sebelum pengumuman pemenang, Rara mengundurkan diri, dan menghapus semua hal tentang karya tersebut.
Tidak.. Saya tidak ingin mengungkit apa yang sudah lalu. Saya cuman ingin menjadikan kasus itu sebagai contoh kasus nomer 1.
Saya sendiri tidak mengenal Rara secara pribadi. Cuman sudah kenal Rara dari dulu di id-gmail. Sempat juga ketika Rara masih menjabat sebagai moderator milis klanis, pendaftaran keanggotaan saya ditolak, karena saya tidak mau menyerahkan nomer KTP. Rara adalah Sarjana Kedokteran gigi yang sekarang tinggal di Makasar.
Kalo Novi, saya malah tidak kenal. Tetapi membaca postingan blog dia, kayaknya dia kenal dengan Nita Sellya. Jadi kalo menurut teori frenster, saya dan Novi ini cuman terpisah 1 derajat. Kalo saya dan rara (menurut teori frenster alam maya) sih terhubung. Tapi kalo menurut teori frenster alam nyata, Rara ini terpisah 1 derajat dengan saya.
Jadi, Rara dan Novi adalah 2 orang terpelajar, yang semua melek internet.
Baru-baru ini, kasus serupa muncul lagi.
Dalam sebuah lomba pembuatan blog antar SMA/SMK se-Surabaya yang diselenggarakan Depot TIK, memutuskan bahwa pemenangnya adalah Anggie Idelia OH. Menjadi heboh karena ternyata konten blog Anggie adalah copy paste dari beberapa sumber, tanpa menyebutkan sumber yang dicopy-paste. Ditambah lain, Juri terkesan tertutup dengan metode penilaian, dan panitia terkesan lepas tangan. Hal tersebut bisa dibaca di tulisan Pandu Gilas Anarki, yang berharap lebih dari sekedar harapan dua. Padahal jelas bahwa tujuan lomba tersebut adalah melatih siswa siswi untuk menulis, bukan untuk copy paste.
Saya juga bukanlah orang yang jujur dalam berkarya. Beberapa kali saya pernah mencontek ketika SMA dan Kuliah. Dalam ngeblog pun terkadang saya copy paste. Saya juga dulu sering menulis. Saya sering mengikuti lomba karya tulis, yang ini semua karya saya (dan teman2 satu tim). Barangkali ada lebih dari 10 karya saya selama SMA, diantaranya tentang gurah. Ketika membuat karya tulis, saya selalu mengharamkan kopi paste. Entah kenapa ketika kuliah/ujian/tugas, terkadang saya menghalalkan mencontek, barangkali itu sebabnya IP saya pas-pas-an :)
Di era internet ini, copy paste menjadi sangat mudah. Tinggal mencari di internet, dan salin. Tapi tidak semudah itu. Tindakan copy paste menyimpan bom waktu yang bisa meledak kapan saja.
Dunia internet juga beda dengan dunia politis, yang mana dunia politis itu orangnya pembohong semua dan jago menyangkal. Di internet, apapun yang kamu lakukan bisa diketahui orang lain. Contohnya ketika Rara menghapus semua karya Novi dari blog dia, ternyata novi sudah meng-capture blog Rara.
Pikirkan sebelum copy paste. Mari mulai dari sekarang
Tuesday, May 08, 2007
iWoz-nya Indonesia
Barangkali sangat basbang kalo aku bilang, aku baru baca iWoz sekarang. Hehehe.
iWoz adalah sosok yang jago matematik, elektronik (dua hal ini-nya yang kata iWoz merupakan engineering), programming.
Begitu membaca, saya merasa bahwa ada sosok di Indonesia yang memiliki profil seperti iWoz. Beliau adalah Dr Waskita Adijarto. Untuk selanjutnya, dalam tulisan ini, agar mirip dengan iWoz, Om Wasz akan saya tulis iWaz.
Saya mengenal iWaz kurang lebih selama 4-5 tahun. Sosok beliau adalah engineer sejati. Ok, saya beri contoh saja.
- Saya main ke rumah iWaz sekitar tahun 2002-2003 (lupa). Ketika itu ada kelap-kelip led di tembok. Saya kira itu hub. Eh ternyata itu adalah alat penyaring air. Jadi ceritanya, di rumah iWaz, airnya mengandung besi. Kalo pake cara klasik, tinggal taruh magnet di bak air, maka magnetnya akan menyerap semua besi (hahah). Eh tidak ding.. ada perlakuan khusus. Jadi besi-nya mesti diendapkan. baru airnya bebas dari besi. Alat iWaz ini (berbasis microcontroller) melakuakn pengisian bak dan pengendapan secara otomatis. Air yang sudah bersih nantinya akan ditampung di bak bersih (secara otomatis pula).
- Kalo misalnya lagi ngoprek sesuatu (software), dan ada keterbatasan dengan software tersebut, maka yang dilakukan iWaz adalah ngedit source
- Contoh kasus sisfo. Kalo tidak salah iWaz cuman punya akses untuk melihat nilai2 di pusat secara online. Yang dilakukan iWaz adalah bikin script untuk mendownload semua nilai2 dan memparsingnya.
Jadi, iWaz ini adalah sosok yang jago matematik, elektronik (ybs adalah dosen sistem mikroprosesor), komputer/networking (ybs adalah admin senior (banget) di ITB), programming (php dan java adalah bidangnya, seingetku dia lagi bikin game buat mensimulasikan ekonomi), agama.
Saturday, May 05, 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)